Bedahindonesia.com || GRESIK – Pemerintah Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, menggelar rangkaian Tasyakuran Sedekah Bumi Tahun 2026 dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan melestarikan tradisi budaya warisan leluhur.
Mengusung semangat “Dengan Semangat Kebersamaan, Guyub Rukun dan Gotong Royong, Mari Kita Wujudkan Desa Cerme Kidul Lestari, Mandiri dan Sejahtera,” rangkaian kegiatan Sedekah Bumi diisi dengan berbagai acara, mulai dari bazar UMKM PKK, final bola voli antar-RW putra dan putri, khotmil Al-Qur’an, istighosah dan pengajian umum, lomba mewarnai anak-anak, hingga resepsi dan pagelaran wayang kulit.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cerme Kidul, Wahyudi Permana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan RT/RW, perangkat desa, panitia, serta masyarakat yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan desa.
Sebagai bentuk penghargaan atas sinergi yang telah terjalin, Wahyudi Permana menyebut dan mengabsen satu per satu jajaran BPD serta perwakilan RT/RW. Langkah tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kerja sama seluruh unsur pemerintahan desa selama kurang lebih delapan tahun perjalanan pemerintahan yang telah berjalan.
Menurutnya, keberhasilan membangun desa tidak terlepas dari dukungan, kebersamaan, serta komunikasi yang baik antara pemerintah desa, BPD, RT/RW, dan seluruh elemen masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antarwarga serta menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur dapat terus dilestarikan dan diteruskan kepada generasi penerus,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.
Wahyudi juga menekankan pentingnya menjaga tradisi Sedekah Bumi sebagai penghubung antara masa lalu, masa kini, dan masa mendatang. Karena itu, generasi muda diharapkan tidak melupakan akar budaya serta terus menjaga tradisi yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Desa Cerme Kidul.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan semangat gotong royong, dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
“Mari kita wujudkan Desa Cerme Kidul yang lestari, guyub rukun, dan selalu menjaga kebersamaan,” ungkapnya.
Kades Berikan Uang kepada Anak-anak, Suasana Sedekah Bumi Makin Meriah
Di sela-sela rangkaian acara, Kepala Desa Cerme Kidul, Wahyudi Permana, turut menyemarakkan suasana dengan memberikan sejumlah uang kepada anak-anak yang hadir. Momen tersebut disambut antusias dan penuh keceriaan oleh anak-anak yang mengikuti kegiatan Sedekah Bumi.
Kehangatan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian kepada generasi muda sekaligus menambah kemeriahan suasana tasyakuran. Kehadiran anak-anak dalam kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap tradisi dan budaya desa sejak dini.
Dengan demikian, nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong dapat terus ditanamkan serta diwariskan kepada generasi penerus agar tradisi Sedekah Bumi tetap lestari di masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyudi Permana juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia Sedekah Bumi, warga masyarakat, serta para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya demi mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Apresiasi turut disampaikan kepada seluruh pihak yang menyukseskan acara, termasuk kelompok rebana, tim tata suara atau sound system, serta Mbak Ika selaku pemilik perangkat audio yang ikut memberikan dukungan.
Menurutnya, terselenggaranya kegiatan Sedekah Bumi tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga merupakan hasil partisipasi dan kepedulian masyarakat yang secara sukarela memberikan tenaga, pikiran, maupun bantuan materi.
Doa Bersama untuk Kemakmuran dan Kesejahteraan Desa
Lebih lanjut, Wahyudi berharap melalui doa bersama dalam rangkaian Sedekah Bumi, masyarakat Desa Cerme Kidul senantiasa diberikan keselamatan, kemakmuran, kesejahteraan, serta dijauhkan dari segala balak dan bahaya.
Ia juga menyampaikan harapan agar hujan segera turun pada pertengahan bulan depan sehingga dapat membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air dan mendukung aktivitas pertanian.
“Semoga Desa Cerme Kidul selalu diberikan keberkahan, masyarakatnya makmur dan sejahtera, dijauhkan dari segala marabahaya, serta senantiasa hidup rukun. Pokoknya, Cerme Kidul luar biasa!” menjadi ungkapan semangat yang menggambarkan kebanggaan terhadap kebersamaan warga.
Beragam Kegiatan Meriahkan Sedekah Bumi 2026
Rangkaian kegiatan Sedekah Bumi Desa Cerme Kidul telah dimulai pada Sabtu, 17 Oktober 2026, melalui bazar UMKM PKK yang digelar di belakang Kantor Desa Cerme Kidul mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.
Pada hari yang sama, masyarakat juga mengikuti final bola voli antar-RW putra dan putri di Lapangan Voli Desa Cerme Kidul mulai pukul 19.30 WIB. Kedua kegiatan tersebut menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mempererat persaudaraan dan sportivitas antarwarga.
Selanjutnya, pada Jumat, 23 Oktober 2026, digelar khotmil Al-Qur’an di Musholla Nur Pamudji mulai pukul 05.00 WIB hingga selesai. Pada malam harinya, masyarakat mengikuti istighosah dan pengajian umum bersama Dr. H. Moh. Amin Ghufron, S.Pd., M.Pd.I, yang dimeriahkan Grup Qosidah New Ash Shofwah Cerme Kidul di Pendopo Desa Cerme Kidul mulai pukul 19.00 WIB.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada Sabtu, 24 Oktober 2026, melalui lomba mewarnai bagi anak-anak warga Desa Cerme Kidul berusia 4–6 tahun, dengan kuota terbatas sebanyak 30 peserta. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kantor Desa Cerme Kidul mulai pukul 15.30 hingga 17.00 WIB.
Sebagai penutup rangkaian acara, masyarakat disuguhkan pagelaran wayang kulit bersama Ki Didik Sasmito Aji, dengan iringan campursari Kembang Jagad. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Desa Cerme Kidul pada Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.
Rangkaian kegiatan ini menjadi wujud perpaduan antara nilai keagamaan, pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi, olahraga, dan hiburan rakyat yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
Melalui Tasyakuran Sedekah Bumi 2026, Pemerintah Desa Cerme Kidul berharap semangat kebersamaan dan gotong royong semakin mengakar dalam kehidupan bermasyarakat. Tradisi ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga warisan berharga yang harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi mendatang.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Desa Cerme Kidul diharapkan semakin maju, lestari, mandiri, dan sejahtera dalam suasana guyub rukun serta penuh keberkahan.
Cerme Kidul Luar Biasa! (Yun)





