Tasyakuran dan Peresmian SPPG Bulangkulon 03 Benjeng, Diawali Sholawat dan Harapan Besar untuk Pemenuhan Gizi Anak

Bedahindonesia.com || Gresik – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan tasyakuran sekaligus pembukaan SPPG Bulangkulon 03 yang digelar di Desa Bulangkulon, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Acara ini diawali dengan lantunan sholawat yang menambah nuansa religius serta harapan akan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Rabu (15/04/2026)

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Benjeng, Ketua MWCNU, Kepala Puskesmas, Kepala Penyuluhan KPIHU Benjeng, Kepala Desa Bulangkulon, tokoh masyarakat (tomas), Ketua LP Ma’arif Benjeng, serta perwakilan Yayasan Sentosa Raya.

Dalam sambutannya, KH Moh. Soud, S.E selaku mitra SPPG Bulangkulon menyampaikan bahwa awal mula keterlibatannya dalam program ini dilandasi rasa kepedulian. Ia mengaku sempat belum memahami secara mendalam terkait program MBG (Makanan Bergizi Gratis).

“Sekitar bulan Desember saya merasa terenyuh. Kami kemudian membuka pendaftaran relawan sebanyak 47 orang, namun yang mendaftar justru mencapai sekitar 300 orang. Ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kerja dan keberkahan. “Kita mungkin lelah untuk bekerja, tapi lebih lelah lagi jika harus mencari pekerjaan. Kami berharap keberkahan menyertai SPPG Bulangkulon 03 ini,” tambahnya.

KH Moh. Soud juga mengingatkan seluruh pihak agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya koordinasi jika terjadi kendala di lapangan.

“Saya berpesan, jalankan amanah ini dengan baik. Jika ada persoalan, segera koordinasikan dengan Ketua SPPG. Kami tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena ini menyangkut banyak pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Bulangkulon 03, Fajar, mengungkapkan bahwa pada periode pertama ini, program MBG akan menyasar sebanyak 766 penerima manfaat, dengan dukungan sekitar 47 tenaga kerja.

“Kami berkomitmen untuk menjaga pemenuhan gizi anak-anak penerima manfaat MBG. Ini adalah tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan sungguh-sungguh,” ujar Fajar.

Di sisi lain, Camat Benjeng, Nurul Fuad menyampaikan bahwa SPPG Bulangkulon 03 merupakan SPPG ke-7 yang berdiri di wilayah Kecamatan Benjeng. Ia juga menyoroti tingginya dukungan masyarakat yang terlihat dari banyaknya ucapan dan partisipasi dalam acara tersebut.

“Ini pertama kalinya pembukaan SPPG diawali dengan sholawat dan mendapat begitu banyak dukungan. Semoga kita semua mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW,” tutur Fuad.

Ia juga berpesan kepada Ketua SPPG agar tetap berpegang pada standar operasional prosedur (SOP) yang telah dipelajari selama tiga bulan.

“MBG itu artinya makanan yang kita berikan adalah makanan siap makan. Maka kualitas dan kebersihan harus benar-benar dijaga,” pungkasnya.

Dengan diresmikannya SPPG Bulangkulon 03, diharapkan program pemenuhan gizi bagi anak-anak dapat berjalan optimal serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Benjeng. (Yun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *