Didik dan Assa Gelar Tedak Siten/Toron Tana’ untuk Zara, Ini Harapan Keluarga

Bedahindonesia.com || Pamekasan – Suasana hangat dan penuh kebahagiaan menyelimuti keluarga besar Didik dan Kiya Pasha Hasanah (Assa) saat menggelar prosesi Tedak Siten atau Toron Tana’ untuk putri pertama mereka, Khalisa Syafa Azzahra atau yang akrab disapa Zara, Kamis (14/05/2026).

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri keluarga besar dari kedua belah pihak. Tradisi Tedak Siten dalam budaya Jawa atau Toron Tana’ dalam budaya Madura itu digelar sebagai bentuk rasa syukur atas usia Zara yang kini menginjak delapan bulan.

Sebagai cucu dari keluarga besar Umar Hayat dan Nurul Setiawati, Zara menjalani prosesi adat penuh makna yang dipercaya menjadi doa dan harapan bagi masa depan sang anak.

Tedak Siten atau Toron Tana’ merupakan tradisi turun-temurun yang memiliki filosofi mendalam, yakni mendoakan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang baik, sukses, serta memiliki masa depan cerah. Dalam prosesi tersebut, anak biasanya dipersilakan memilih beberapa benda yang telah disediakan keluarga, yang diyakini menjadi simbol cita-cita maupun jalan hidupnya kelak.

Pada momen itu, Umar Hayat tampak penuh harap agar cucunya memilih Alquran sebagai simbol kecintaan terhadap ilmu agama dan akhlak yang baik.

“Pilih Alquran, aku doakan pilih Alquran. Ya Allah mudah-mudahan Zara memilih Alquran,” ujar Umar di sela prosesi acara.

Ia berharap Zara tumbuh menjadi anak yang sholehah, pandai mengaji, serta memiliki akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Selain Alquran, keluarga juga menyediakan uang dan bolpoin sebagai simbol harapan agar Zara kelak menjadi anak yang cerdas, sukses, dan memiliki masa depan yang baik.

Sementara itu, Assa mengaku memiliki harapan sederhana namun penuh makna untuk putri tercintanya. Ia berharap Zara dapat tumbuh menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, berguna bagi bangsa dan negara, serta tetap menjunjung nilai-nilai agama.

“Harapan kami semoga Zara menjadi anak yang sholehah dan berbakti. Kalau bisa memilih Alquran tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga,” ungkap Assa.

Acara Tedak Siten atau Toron Tana’ tersebut berlangsung penuh keakraban dan diakhiri doa bersama sebagai wujud syukur serta harapan terbaik bagi masa depan Zara. (Yun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *