Bedahindonesia.com || Gresik — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Semampir 002 Cahaya Bangsa Sentosa resmi diresmikan dan mulai beroperasi untuk melayani pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, di wilayah Kecamatan Cerme. Kamis (29/01/2026)
SPPG ini melayani lima desa, yakni Desa Semampir, Cagak Agung, Betiting, Cerme Kidul, dan Jambu, dengan jumlah penerima manfaat sekitar 2.300 orang.
Peresmian SPPG Semampir 002 digelar dalam suasana penuh kebersamaan, dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Cerme, unsur Kepolisian Sektor Cerme, Pemerintah Desa Semampir, BPD, rekan-rekan media, serta para relawan SPPG.

Turut hadir mitra SPPG, Sunarlan, yang selama ini berperan aktif dalam mendukung operasional dan penguatan program pemenuhan gizi di wilayah tersebut.
Kepala SPPG Semampir 002, Angga, bersama jajaran tim akuntansi, administrasi, dan seluruh kru diperkenalkan secara resmi kepada para undangan. SPPG Semampir 002 sendiri didukung oleh 47 tenaga kerja, yang seluruhnya merupakan warga Desa Semampir, sebagai bentuk komitmen pemberdayaan masyarakat lokal dan penguatan ekonomi desa.
Dalam sambutannya, Sunarlan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Semampir serta seluruh unsur Muspika Kecamatan Cerme atas dukungan dan pendampingan yang diberikan. Dukungan tersebut menjadi penyemangat agar SPPG Semampir 002 dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Keberadaan SPPG ini tidak hanya bertujuan untuk pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi masyarakat setempat,” ujar Sunarlan.
Sementara itu, Kepala Desa Semampir, Achmad Sahid, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keterlibatan warganya dalam program SPPG.
“Saya secara pribadi dan mewakili warga Desa Semampir mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Yayasan. Alhamdulillah, warga kami terlibat cukup banyak sebagai relawan, baik dari Desa Semampir maupun Dusun Jambu. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Sahid.
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan warga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program yayasan, sekaligus sarana belajar dan berbuat kebaikan bersama. Meski demikian, ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan.
“Yang terpenting bagi kami adalah menjaga silaturahmi dan komunikasi yang baik. Jika ada hal yang perlu diperbaiki ke depan, mari kita bicarakan secara kekeluargaan,” imbuhnya.
Camat Cerme, Umar Hasyim, S.H., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya bekerja dengan hati dan menjaga mutu pelayanan.
“Mudah-mudahan bangsa kita dan anak-anak kita benar-benar menjadi cahaya bangsa, seperti nama SPPG ini. Bekerjalah dengan hati, karena yang kita layani adalah anak-anak kita sendiri,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh tim dan relawan menjaga kualitas, kebersihan, proses, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan program. Menurutnya, SPPG merupakan bagian dari upaya mencetak generasi sehat, unggul, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan diresmikannya SPPG Semampir 002 Cahaya Bangsa Sentosa, diharapkan program pemenuhan gizi ini dapat berjalan secara berkelanjutan, memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dan masyarakat, serta menjadi contoh sinergi antara pemerintah, yayasan, dan warga dalam membangun generasi masa depan yang lebih baik. (Yun)





