Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini, SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pamekasan Kunjungi Lapas Narkotika Pamekasan

Bedahindonesia.com || PAMEKASAN – Dalam upaya menanamkan kesadaran hukum dan membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan menerima kunjungan edukasi dari SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah pada Rabu (28/10/2026) pukul 08.30 WIB. Kegiatan yang diikuti oleh 64 siswa beserta sejumlah guru pendamping ini merupakan bagian dari program outing class tahunan yang secara rutin dilaksanakan dengan mengunjungi berbagai instansi.

Mengusung tema “Remaja Berkarakter, Sadar Hukum dan Berani Menolak Narkoba”, kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada para siswa mengenai pentingnya kesadaran hukum, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta peran lembaga pemasyarakatan dalam melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan.

Rombongan disambut langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Samsul Muarif, yang mewakili Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, bertempat di Aula Sahardjo. Kegiatan diawali dengan pengantar dari Nur Afni Maulina, S.Pd., selaku penanggung jawab rombongan, yang menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan edukasi tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Samsul Muarif. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah serta menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang hukum dan bahaya narkoba sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat memperoleh wawasan baru mengenai kehidupan di dalam lapas, sekaligus memahami bahwa pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani pidana, tetapi juga tempat pelaksanaan pembinaan agar warga binaan dapat memperbaiki diri dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat. Kami juga berharap para siswa semakin sadar hukum, mampu menjauhi narkoba, dan berani mengambil keputusan yang positif bagi masa depan mereka,” ungkap Samsul Muarif.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi oleh Kaur Kepegawaian, Mada. Materi tersebut menjadi bekal awal bagi para siswa untuk memahami lingkungan pemasyarakatan, pentingnya menaati aturan, serta membangun sikap bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Usai menerima materi, para siswa diajak berkeliling untuk melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang diselenggarakan di Lapas Narkotika Pamekasan. Mereka mengunjungi program pembinaan kemandirian di bidang peternakan ayam petelur dan pertanian, melihat berbagai hasil karya warga binaan, serta mengenal layanan pangkas rambut dan klinik lapas.

Rombongan juga berkesempatan meninjau dapur sehat Lapas Narkotika Pamekasan untuk melihat secara langsung pengelolaan penyediaan makanan bagi warga binaan. Pengalaman semakin menarik ketika para siswa mengunjungi kegiatan produksi roti “Karna L’Suka”, salah satu produk unggulan hasil pembinaan kemandirian di Lapas Narkotika Pamekasan. Tidak hanya menyaksikan proses produksinya, para siswa juga berkesempatan mencicipi langsung roti tersebut.

Melalui rangkaian kunjungan ini, para siswa mendapatkan gambaran nyata mengenai berbagai kegiatan pembinaan yang berlangsung di dalam lapas. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mereka sekaligus mengubah pandangan yang selama ini mungkin terbentuk dari stigma negatif terhadap lembaga pemasyarakatan.

Nur Afni Maulina, S.Pd., selaku penanggung jawab rombongan, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi para siswa karena mereka dapat melihat secara langsung penerapan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan dan kesempatan yang diberikan oleh Lapas Narkotika Pamekasan. Kegiatan outing class ini bukan hanya menjadi sarana belajar di luar kelas, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang kesadaran hukum, bahaya narkoba, dan pentingnya menghargai setiap proses perubahan seseorang. Kami berharap apa yang mereka lihat dan pelajari hari ini dapat menjadi bekal untuk membentuk karakter yang lebih baik serta menjauhkan diri dari perilaku negatif,” tutur Nur Afni Maulina.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Mereka menyimak materi, mengamati berbagai kegiatan pembinaan, serta menunjukkan ketertarikan terhadap hasil karya dan produk yang dihasilkan oleh warga binaan. Kunjungan tersebut pun mendapat respons positif dari rombongan, yang terlihat senang dan puas dengan pengalaman edukasi yang diperoleh.

Kunjungan edukasi ini sekaligus menjadi sarana bagi Lapas Narkotika Pamekasan untuk memperkenalkan pelaksanaan fungsi pemasyarakatan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Dengan melihat secara langsung berbagai program pembinaan, diharapkan tumbuh pemahaman bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Pamekasan terus berupaya mendukung edukasi kesadaran hukum sejak dini, memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta mendorong terbentuknya generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, dan berani memilih masa depan tanpa narkoba. (Yun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *