Ketua Umum KWI Gelar Tasyakuran Selapanan Putri Tercinta, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Bedahindonesia.com || SURABAYA – Ketua Umum Komunitas Wartawan Indonesia (KWI), Umar Hayat, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama 12 Media Online Gabungan, menggelar tasyakuran selapanan (40 hari) atas kelahiran putri tercintanya, Khalisa Aulia Umar Mahira, di kediamannya, Jalan Kapasari Pedukuhan, Surabaya, Jumat (26/6/2026).

Acara berlangsung dengan penuh khidmat, hangat, dan sarat nuansa kekeluargaan. Kegiatan tersebut dihadiri Penasehat KWI Abah Syamsul Arifin, Ketua RT dan RW setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, warga Kapasari Pedukuhan, serta seluruh anggota 12 Media Online Gabungan yang turut memberikan doa dan ucapan selamat.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama, kemudian dilanjutkan dengan lantunan selawat dari Grup Hadrah Nurul Islam yang menambah kekhusyukan serta keberkahan suasana.

Dalam sambutannya, Umar Hayat mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia kelahiran putri yang menjadi kebahagiaan bagi keluarganya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir serta memanjatkan doa bagi buah hatinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Abah Syamsul Arifin selaku Penasehat KWI yang telah berkenan hadir, kepada Bapak RT yang telah memberikan dukungan sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik, serta kepada para kiai yang telah memimpin doa untuk putri kami,” ujar Umar Hayat.

Ia berharap seluruh doa yang dipanjatkan menjadi keberkahan bagi Khalisa Aulia Umar Mahira agar tumbuh menjadi anak yang sehat, salehah, berbakti kepada kedua orang tua, serta kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Umar Hayat juga menyampaikan apresiasi kepada Grup Hadrah Nurul Islam yang telah mengisi acara dengan lantunan selawat sehingga menambah semarak sekaligus menghadirkan suasana religius.

“Semoga Hadrah Nurul Islam senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan semakin sukses dalam menyiarkan syiar Islam melalui lantunan selawat di Kota Surabaya,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Umar Hayat bersama keluarga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara, baik dari segi tempat maupun jamuan yang disediakan.

“Atas segala kekurangan dalam pelaksanaan acara ini, kami sekeluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga kebersamaan, silaturahmi, dan doa dari seluruh hadirin menjadi keberkahan bagi keluarga kami,” pungkasnya.

Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama, mencerminkan eratnya tali silaturahmi antara keluarga besar KWI, insan media, tokoh masyarakat, dan warga sekitar dalam suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur. (Yun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *