Bedahindonesia.com || Gresik – Pemerintah Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, menggelar Seminar Bahaya Narkotika dan Judi Online dengan tema “Preventif Narkotika dan Judi Online di Bawah Kendali Pemuda. ”Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Mojosarirejo, minggu (23/11/2025) dan diikuti oleh perangkat desa, pemuda, tokoh masyarakat, BNN Kabupaten Gresik sebagai narasumber.
Dalam seminar tersebut hadir unsur kepolisian, TNI, BNN yang memberikan pemaparan mengenai ancaman narkotika dan praktik judi online yang kini banyak menyasar generasi muda. Para narasumber yang tampil dalam acara ini memberikan edukasi lengkap mengenai jenis-jenis narkotika, bentuk-bentuknya, ciri-ciri pengguna, hingga pola peredaran yang kerap menyasar lingkungan keluarga tanpa disadari.
Mereka juga menekankan pentingnya peran orang tua, pemuda, dan masyarakat dalam melakukan pencegahan sejak dini. Salah satu langkah preventif yang ditekankan adalah mengawasi aktivitas anak, termasuk secara berkala mengecek kamar, lingkungan pergaulan, dan penggunaan gawai untuk memastikan tidak ada indikasi penyalahgunaan narkoba maupun akses terhadap situs judi online.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Mojosarirejo berharap generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan tetap aman, sehat, dan bebas dari narkoba serta perjudian online. Seminar ini juga menjadi pengingat bahwa pencegahan adalah kunci utama untuk menekan peredaran dan dampak negatif kedua permasalahan tersebut.
Dalam sambutannya. Lurah Mojosarirejo, Sukendah “Kami Pemerintah Desa Mojosarirejo berkomitmen penuh untuk menjaga lingkungan desa tetap aman dan bersih dari pengaruh negatif narkotika maupun judi online. Melalui seminar ini, kami ingin menegaskan bahwa pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. Pemuda juga memiliki peran penting sebagai penggerak dan pengawas sosial di masyarakat.
Lanjut, kami sangat mengapresiasi kehadiran BNN Kabupaten Gresik, pihak kepolisian, dan TNI yang telah memberikan edukasi menyeluruh tentang bahaya narkoba dan judi online, termasuk bagaimana mengenali ciri-ciri pengguna serta pola penyebarannya.
Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti hanya pada seminar, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama. Orang tua di rumah harus lebih peka terhadap aktivitas anak-anaknya, mulai dari mengecek kamar, pergaulan, hingga penggunaan gawai. Langkah sederhana ini dapat menjadi benteng awal untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Semoga generasi muda Mojosarirejo tumbuh sebagai generasi yang cerdas, kuat, dan berkarakter, serta mampu menjaga diri dan lingkungannya. Mari bersama-sama mewujudkan Desa Mojosarirejo yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba serta praktik perjudian online.” Pungkas Sukendah.

Acara di ahiri dengan penandatanganan komitmen kerjasama anti narkotika dan judi online oleh Kepala Desa, Polsek Driyorejo, Koramil Driyorejo, BNN Kab Gresik, dan seluruh undangan yang hadir. (Yun)





